TAKDIR
Karya Tri Handayani
Seribu bayangan telah diserbuDulu nan kian telah ditempuh
Sekarang pun tetap sama
Tidak dapat dibohongi
Atau pun membohongi
Untuk jiwa yang sejati
Sejati dalam …
Perkataan, perasaan, perbuatan
Sejati dalam …
Perkataan, perasaan, perbuatan
Kini telah dimengerti
Telah diraih satu persatu
Demi apa?
Demi mencari suatu kebahagiaan
Bulan yang tertera di kertas tahun
Tak ada berubah
Walau telah di garis batas
Apa daya mengulang kembali
Jujur saja …
Tuhan telah berkehendak
Dari semua doa
Yang menjadi harapan
Dipilihnya yang terbaik
Setelah itu akan berakhir
Kepastian yang tidak pernah diharapkan
Atau pun diharapkan
Entah warna hitam atau pun putih
Durasi demi durasi
Yang berjalan memutar
Tak bisa dilawan
Yang dilihat tak berhenti
Takkan pernah berhenti
Hingga dentuman tiba
Yang ada lagi dan lagi
Yang sulit dicari
Yang sulit dihindari
Akan tetap bertemu kembali
Seakan tak percaya
Kepada manusia …
Oleh Tuhan seluruh alam
Apa itu?
Telah diraih satu persatu
Demi apa?
Demi mencari suatu kebahagiaan
Bulan yang tertera di kertas tahun
Tak ada berubah
Walau telah di garis batas
Apa daya mengulang kembali
Jujur saja …
Tuhan telah berkehendak
Dari semua doa
Yang menjadi harapan
Dipilihnya yang terbaik
Setelah itu akan berakhir
Kepastian yang tidak pernah diharapkan
Atau pun diharapkan
Entah warna hitam atau pun putih
Durasi demi durasi
Yang berjalan memutar
Tak bisa dilawan
Yang dilihat tak berhenti
Takkan pernah berhenti
Hingga dentuman tiba
Yang ada lagi dan lagi
Yang sulit dicari
Yang sulit dihindari
Akan tetap bertemu kembali
Seakan tak percaya
Kepada manusia …
Oleh Tuhan seluruh alam
Apa itu?
Itulah takdir
Takdir telah berkata ...
Komentar
Posting Komentar