Langsung ke konten utama

BERBAGI ILMU ITU MENYENANGKAN

                
           Hai guys, disini saya akan berbicara mengenai Berbagi Buku.

            Pernahkah kalian melihat bagaimana hewan dapat bertahan hidup? Atau kita ada sampai sekarang? Pastilah tahu ya guys, segala sesuatu akan bersumber dan berkaitan dengan ilmu. Ilmu merupakan sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu.

            Pastinya kalian sudah lebih tahu tentang ilmu. Jadi Berbagi Ilmu adalah suatu kegiatan dimana orang tersebut memberi ilmu apa saja yang dia miliki lalu ia bagikan kepada orang lain yang juga ingin tahu. Sebagian besar ilmu disampaikan secara rinci, jelas, efektif dan sifatnya fakta (tidak mengada-ada) yang mengandung bukti-bukti yang benar dan nyata sehingga para pembaca percaya, tidak ragu, dan tidak kecewa.

            Cara-cara penyampaiannya dapat melalui berbagai media komunikasi langsung maupun tidak langsung. Yang sering/biasa kita lakukan misalnya ketika seseorang bertanya dan kita menjawab, memberi beberapa informasi dimana itu tak terasa sudah memberi sebagian ilmu dari kita dan sifatnya spontan. Yuk langsung kita bahas apa kaitannya ilmu dengan informasi. Ilmu adalah suatu usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Sedangkan informasi adalah pengetahuan atau kabar berita yang disampaikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Dapat kita gabung, Ilmu Informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi dan mencakup cara bagaimana menginterprestasi, menganalisis, menyimpan, dan mengambil kembali data dan informasi tersebut.

            Walau hanya sedikit, Ilmu yang kita beri itu terbilang banyak. Kenapa? Karena ilmu diolah kembali atau juga bisa lebih dikembangkan lagi secara mendalam sehingga menjadi beberapa bagian lagi. Seperti buah yang masak, setelah kita tanam dan kita petik buahnya lalu diambil sari-sarinya. Maka, sari-sari itu diolah kembali dan siap dikonsumsi. Maksudnya, ilmu itu awalnya ditanam/diberikan kepada orang tertentu lalu diambil lagi inti-inti dari beberapa ilmu tersebut (dikaji) lagi. Inti-inti tersebut akan diselidiki, dianalisis kembali dengan menggunakan metode-metode sebuah bukti-bukti yang terkait dan benar. Lalu menjadi beberapa bagian lagi. Setelah itu baru kita pelajari/pahami dan membagikan ke beberapa orang yang belum tahu. Kita praktikkan/terapkan didalam kehidupan sehari-hari.

            Karena saya seorang pelajar, tentunya saya juga merasakan keuntungan sangat besar, selain mendapat ilmu yang lebih, kita menjadi lebih peka terhadap suatu keadaan, kita juga telah mampu membantu teman yang mengalami kesulitan atau orang lain yang ingin maju bersama-sama serta tidak mengharapkan imbalan apapun (ikhlas). Jangan pernah berharap, jika ilmu yang kita berikan itu akan mendapatkan imbalan. Karena biasanya imbalan itu datang secara tiba-tiba dan kadang munculnya ketika kita tidak mengharapkannya. Begitu juga sebaliknya, jika kita mengharap sebuah imbalan datang kepada kita, kadang kita tidak mendapat apa-apa dan malah mendapat yang tidak diinginkan “tapi saya tidak mendo’akan ya guys”. Itu sudah bukan hal yang lucu lagi. Sudah menjadi hal yang wajar-wajar saja. Semua itu tidak akan terjadi jika Tuhan tidak berkehendak.

            Jika kita ikhlas membagi ilmu yang kita miliki Tuhan akan sayang kita dan kita juga sayang Tuhan. Intinya Saja Kita Semua Akan Saling Merasakan Nikmatnya Berbagi Ilmu. Ayo kita budayakan untuk gemar berbagi ilmu demi masa depan kita bersama.

            Semua bacaan diatas itu adalah pendapat dari apa yang saya pikirkan. Sampai disini dulu dan mohon maaf bila bacaan diatas tadi agak tidak jelas, tidak nyambung, dan sangat-sangat kurang dipahami bagi anda yang membaca. Semoga tulisan diatas tadi setidaknya sedikit bermanfaat dan juga membuat suatu perubahan yang lebih baik lagi. To happen, it’s my day off. Than I’m unemployed. I’d better make reading this material. Thank you for the time ya guyysss and CU bye-bye.     

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIOGRAFIKU

           Tri Handayani adalah putri ke-3 dari pasangan ayah bernama Dahyono dan ibu bernama Karsinem. Ia dilahirkan di Sleman, tanggal 21 September 2002. Bapaknya sudah purna tugas sejak tahun 2016 menjadi PNS berupa mengajar di sebuah SD, akan tetapi masih saja dibutuhkan sampai sekarang karena belum ada pengganti guru lainnya. Sedangkan ibunya bekerja sebagai pedagang kecil dengan membuka usaha berupa warung kelontong. Sejak kecil sampai saat ini ia tinggal bersama orang tuanya di dusun Janturan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, D aerah I stimewa Yogyakarta . Meskipun menjadi putri yang terakhir dari dua kakak perempuannya, ia tetap senang dan bersyukur atas apa yang diberikan kepada Allah Subhanahu Wata'ala.           Tri Handayani sekarang sudah duduk di bangku kelas XII DPIB 3 SMK Negeri 2 Yogyakarta. Ia dulu bersekolah di TK Tirtosiwi. Melanjutkan ke jenjang selanjutnya di SD Negeri Tirtoadi dan selanjutnya di SMP Negeri 1 Mlati....

Potensi Diri

·          Perlunya mengetahui potensi diri adalah sebagai upaya untuk memperluas dan        memperdalam kesadaran mengenai berbagai kecenderungan dan kekhususan diri        sendiri, baik yang sudah teraktualisasi maupun yang belum. ·       Potensi diri harus dikembangkan, manfaat pengembangan potensi diri adalah untuk mengembangkan nature dan nurture. ·           Nature adalah kepribadian yang terbentuk dari bawaan/lahir/bakat. ·           Nurture adalah kepribadian manusia yang terbentuk Macam-macam Potensi Diri 1.     Potensi Fisik (Psychomotoric) Yaitu potensi yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka pemenuhan kebutuhan 2.     Potensi Mental Intelektual (intellectual Quotient) Pote...