Langsung ke konten utama

Potensi Diri

·         Perlunya mengetahui potensi diri adalah sebagai upaya untuk memperluas dan 
      memperdalam kesadaran mengenai berbagai kecenderungan dan kekhususan diri 
      sendiri, baik yang sudah teraktualisasi maupun yang belum.
·      Potensi diri harus dikembangkan, manfaat pengembangan potensi diri adalah untuk mengembangkan nature dan nurture.
·          Nature adalah kepribadian yang terbentuk dari bawaan/lahir/bakat.
·          Nurture adalah kepribadian manusia yang terbentuk

Macam-macam Potensi Diri
1.    Potensi Fisik (Psychomotoric)
Yaitu potensi yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka pemenuhan kebutuhan

2.    Potensi Mental Intelektual (intellectual Quotient)
Potensi ini merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia (terutama otak sebelah kiri). Fungsi potensi ini adalah untuk merencanakan sesuatu, menghitung, dan menganalisis

3.    Potensi Sosial Emosional (Emotional Quotient)
Potensi ini merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia (terutama otak sebelah kanan). Fungsi ini untuk mengendalikan amarah, bertanggung jawab, motivasi, dan kesadaran diri

4.      Potensi Mental Spiritual (Spiritual Quotient)
Potensi ini bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan di luar ego. Secara sederhana Spiritual Quotient (SQ) merupakan kecerdasan yang berhubungan keimanan dan akhlak mulia

5.    Potensi Daya Juang/Potensi Ketahanmalangan (Dversity Quotient)
Potensi ini merupakan potensi kecerdasan manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri menuasia yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan, dan daya juang yang tinggi

Ada delapan rumpun kecerdasan manusia (Multiple Intelegence), yaitu :
1.    Kecerdasan Linguistik
Yaitu kemampuan menggunakan kata secara efektif, baik lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kemampuan menggunakan bahasa, bunyi, makna, dan retorika. Profesi yang relevan adalah guru, sekretaris, pendongeng, orator, politisi, sastrawan, penulis, editor, wartawan, ilmuwan sosial, dan pembawa acara

2.    Kecerdasan Logis-Matematis
Yaitu kemampuan menggunakan angka dengan baik dan melakukan penalaran dengan secara tepat. Keceradasan ini mencakup kepekaan dalam pola dan hubungan logis, dan pengambilan kesimpulan. Profesi yang relevan adalah insinyur, ahli matematik, akuntan pajak, ahli statistic, ilmuwan, programmer komputer, dan ahli logika

3.    Kecerdasan Spasial
Yaitu kemampuan mempersepsi dimensi spasial visual secara akurat. Komponen intinya adalah kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang, dan hubungan antar unsure tersebut. Profesi yang relevan adalah pemburu, pramuka, pemandu, dekorator interior, arsitek, seniman, dan ahli tata kota

4.    Kecerdasan Kinestetis-jasmaniah
Yaitu keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan keterampilan untuk mencipta atau mengubah. Kecerdasan ini mencakup kemampuan fisik yang spesifik antara lain koordinasi, keseimbangan, kekuatan, ketepatan, dan kelenturan. Profesi ang relevan adalah pilot, aktor, pemain pantonim, atlet, penari, pengrajin, pematung, ahli mekanik, doter bedah, tukang kayu dan motir

5.    Kecerdasan Musikal
Yaitu kemampuan untuk mengerjakan bentuk-bentuk musikal dengan cara mempersepsi (pengguna musik), membedakan (kritikus), menggubah (komposer), dan mengekspresikan (penyanyi). komponen dasar kecerdasan musikal adalah kepekaan para irama, pada titi nada/melodi, warna suara suatu lagu. Profesi yang relevan adalah penikmat musik, kritikus musik, komposer, dan penyanyi

6.    Kecerdasan Interpersonal
Yaitu kemampuan mempersepsi dan membedakan suasana hati, keinginan, motivasi, dan perasaan orang lain. Komponen utamanya adalah kepekaan pada ekspresi wajah, suara, gerak, isyarat, merespon, dan persuasi. Profesi yang relevan adalah politisi, psikolog, konselor, even organizer, dan pengusaha

7.    Kecerdasan Intrapersonal
Yaitu kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak atas pemahaman diri tersebut. Termasuk juga secara tepat kekuatan dan keterbatasannya. Profesi yang relevan adalah psikoterapi, pemimpin keagamaan

8.    Kecerdasan Naturalis
Yaitu keahlian mengenal dan mengategorikan spesies flora dan fauna dan alam sekitarnya. Kemampuan dasarnya adalah kepekaan terhadap fenomena (gejala) alam dan menyikapi makhluk hidup. Profesi yang relevan adalah peneliti alam, ahli biologi, dokter hewan, aktivis lingkungan, pakar ekologi, dan petani



Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERBAGI ILMU ITU MENYENANGKAN

                             Hai guys, disini saya akan berbicara mengenai Berbagi Buku .             Pernahkah kalian melihat bagaimana hewan dapat bertahan hidup? Atau kita ada sampai sekarang? Pastilah tahu ya guys, segala sesuatu akan bersumber dan berkaitan dengan ilmu. Ilmu merupakan sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu.             Pastinya kalian sudah lebih tahu tentang ilmu. Jadi Berbagi Ilmu adalah suatu kegiatan dimana orang tersebut memberi ilmu apa saja yang dia miliki lalu ia bagikan kepada orang lain yang juga ingin tahu. Sebagian besar ilmu disampaikan secara rinci, jelas, efektif dan sifatnya fakta (tidak mengada-ada) yang mengandung bukti-bukti yang benar d...

BIOGRAFIKU

           Tri Handayani adalah putri ke-3 dari pasangan ayah bernama Dahyono dan ibu bernama Karsinem. Ia dilahirkan di Sleman, tanggal 21 September 2002. Bapaknya sudah purna tugas sejak tahun 2016 menjadi PNS berupa mengajar di sebuah SD, akan tetapi masih saja dibutuhkan sampai sekarang karena belum ada pengganti guru lainnya. Sedangkan ibunya bekerja sebagai pedagang kecil dengan membuka usaha berupa warung kelontong. Sejak kecil sampai saat ini ia tinggal bersama orang tuanya di dusun Janturan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, D aerah I stimewa Yogyakarta . Meskipun menjadi putri yang terakhir dari dua kakak perempuannya, ia tetap senang dan bersyukur atas apa yang diberikan kepada Allah Subhanahu Wata'ala.           Tri Handayani sekarang sudah duduk di bangku kelas XII DPIB 3 SMK Negeri 2 Yogyakarta. Ia dulu bersekolah di TK Tirtosiwi. Melanjutkan ke jenjang selanjutnya di SD Negeri Tirtoadi dan selanjutnya di SMP Negeri 1 Mlati....